Sunrays

Blogger Template by ThemeLib.com

"The Creation of Digital Models"

Published by Ichank Zulkarnaen under on 06.46

Nah, klo yg ini juga tugas dari mata kuliah yg satu ini. Arsitektur Digital. aku disuruh buat karya tulis mengenai "The Creation of Digital Models". yang dilakukan oleh GMJ City Models. yaitu perusahaan yg bekerja di bidang pembuatan model-medel 3-D githuuu..

Nih sedikit Intisarinya,,,,

Sebagai hasil dari berkembangnya sesuatu pada era tradisional di dalam suatu kemordenitasan. Banyak orang melangkah menuju komunitas virtual sebagai upaya untuk menemukan soialisasi dan pengembangan jati dirinya dilam sebuah dunia digital.

GMJ City Models merupakan sebuah perusahaan site modeling yang bekkerja untuk memvisualisasikan objek-objek nyata berupa bangunan dan kota menjadi sebuah objek dalam bentuk 3 dimensi yang secara visual digunakan untuk suatu perbandingan sebuah tata kota yang terjadi pada masa sebelumnya dengan masa sekarang. Sehingga perkembangan dari suatu kota akan terlihat dan dapat dipelajari secara simultan.

Sebuah perkembangan yang dimulai dari awal dilakukan secara kontinuitas oleh GMJ guna mendapat hasil yang lebih akurat dalam pembuatan model-model 3 dimensinya. Dimulai dari pemakaian kamera analog dan sketsa kasar dari sebuah CAD , hingga akhirnya yang kini telah menggunakan kecanggihan teknologi yang ada seperti foto udara, kamera digital, hingga laser scanner yang berupa LIDAR.

Pada dasarnya, pembuatan model digital yang dilakukan oleh GMJ Design menghadapi berbagai masalah sebelum akhirnya menemukan solusi yang tepat dalam pembuatan model 3-D suatu kota. 3 pokok permasalahan GMJ City Models dalam kronologisnya dalam mendesign model 3-D diperlihatkan oleh hal berikut:

    1. Permasalahan yg dihadapi GMJ City Models dgn menggunakan photogrammetry adalah mendapat gamabr dalam area yang cukup luas, tetapi sulit mendapatkan detail yag ada.

    2. Permasalahan GMJ City Models dalam pembuatan model 3-D dengan menggunakan laser scanner LIDAR adalah mendapatkan detail yang sangat kompleks tetapi sangat tidak efisien waktu karena mengambil pixellate dalam jumlah besar.

    3. Solusi yg digunakan GMJ City Models adalah dengan menggunakn kamera digital 360 derajat dengan resolusi tinggi. Sehingga gambar yang ada dapat di trace dengan mudah dan memiliki cakupan area yg luas.

sumber gambar: www/gmj.net


Mohon maaf jikalau ada kesalahan-kesalahan,, untuk itu dipersilahkan memberi komentar untuk perbaikan dimasa mendatang.., tengkiyu dah nyimak.



43 komentar:

tie tie mengatakan... @ 7 Maret 2009 pukul 01.38

coba tebak knapa tie milih ngomen postingan km ktimbang tmen2 mu yg laen..??hwehee...

soalnya sal..km bisa ngejelasin artikel yang dari pak arif dengan lebih spesifik...tie aga bingung pas baca punya kel kmu,pas bca pnya km jd aga ngerti...

eh tapi2 ngomong2 si GMJ nie bikin 3D modelling suatu kota,truz ntarnya buat diapain iah? cuma buat dibandingin dari masa ke masa doang..??

cha mengatakan... @ 7 Maret 2009 pukul 04.06

hai hai..aku mau tnya neh..GMJ City model itu ada di negara apa aj ya?? mungkin bisa kasih info...trs apa iya perusahaan ini jg membuat tempat khusus seperti 'museum', jd masyarakat jg bisa melihat perkembangan bangunan maupun kota dari taun ke taun..thx sblumny.

gina mengatakan... @ 7 Maret 2009 pukul 22.28

thx

artikelnya cukup singkat dan jelas..hehee..
jadi enak bacanya, ga terlalu panjang...

dari yang aku tangkep, GMJ itu nama perusahaan yang menembangkan model 3D gt?? o,,,,

chocochic mengatakan... @ 8 Maret 2009 pukul 20.14

Jadi intinya program ini tu kebalik?
Biasanya kan dari 3D terus di visualisasikan tapi ni justru kebalikannya gitu?

Delia Chandra mengatakan... @ 9 Maret 2009 pukul 00.43

iyah, yg ini lebih mudah dimengerti...oh, jadi GMJ itu perusahaan?

trus, hasil akhir dari GMJ ini apa? kan bnagunan udah eksis, lalu untuk apa dimodelling lagi gituh?

ariefsinggih mengatakan... @ 9 Maret 2009 pukul 20.15

Tenyata dalam membuat rancngan 3d tidak semudah yang kita bayangkan. Ada beberapa masalah yang harus dipecahkan agar hasilnya memuaskan.untuk menemukan solusinya harus dengan beberapa kali percobaan dan tentunya dengan kesabaran

one.on.one mengatakan... @ 9 Maret 2009 pukul 23.31

oooo..ada juga ya perusahaan yang bergerak di bidang site modelling.. berarti emang upaya untuk mendokumentasikan keadaan suatu teritorial emang susah ya..banyak hambatannya..
btw, tuh kamera digital 360 derajatnya tuh mesti mahal dan canggih banget yahh??
hehehhehehehhh



:) :) :)
MUTIARA CININTA


hey you there,,visit my blog
http://tripledoubleyu.blogspot.com/

kenita.luky mengatakan... @ 10 Maret 2009 pukul 02.34

postingannya ok sal,,, bahasanya juga mudah dimengerti...

eh,,berarti GMJ itu nama perusahaan kan ya?? trus yang jadi objek visualisasinya buka cuma bangunan tapi juga kawasan ya?? okokok..

nina vidya mengatakan... @ 10 Maret 2009 pukul 05.55

sal,,,brarti GMJ ini tu buat menata kawasan perkotaan gtu kan ya?

Fabiola_Analisa mengatakan... @ 10 Maret 2009 pukul 09.33

“GMJ City Models merupakan sebuah perusahaan site modeling yang bekkerja untuk memvisualisasikan objek-objek nyata berupa bangunan dan kota menjadi sebuah objek dalam bentuk 3 dimensi yang secara visual digunakan untuk suatu perbandingan sebuah tata kota yang terjadi pada masa sebelumnya dengan masa sekarang. Sehingga perkembangan dari suatu kota akan terlihat dan dapat dipelajari secara simultan.”
Perkembangan dari suatu kota ini nantinya bisa kita lihat dalam bentuk apa? Berarti ini semacam games The Simps City itukah?

devita permatasari luv ice cream mengatakan... @ 10 Maret 2009 pukul 10.22

GMJ City Models...??
lagy2 sesuatu yg baru devi denger...
owh no... sungguh2 tidak berpengetahuan luas nie...

ow iyah,, klo dpikir2 pasti banyak tu manfaatnya klo kt bisa ngebandingin perkembangan site modelling dari jaman ke jaman...

huhu.. pasti alat2 yg dipake uda canggih tingkat tinggi...

gana ganesha mengatakan... @ 10 Maret 2009 pukul 14.36

waa.. iya tuuh..
trus buat apa?
yg nyuruh mreka bikin tuh siapa?
jangan2 hobi doang?
ato cuman pamer?
apa buat TGA?
kayak anak2 KM dong?
waaa....
boyolali

Aistyara Charmita mengatakan... @ 10 Maret 2009 pukul 19.44

weew...
keren2...
GMJ lebih kearah tata kota yah..

kalau indonesia memanfaatkan jasa GMJ CIty Models ini. siapa tau pemerintah bisa lebih sadar untuk melakukan pembangunan di daerah2 shg pembangunan di indonesia bisa lebih merata..
gak cuma di kota2 gede doang kayak yang terjadi sekarang ini...
benar bukan sodara sodara??



thanx sal infonya.oiya..tambahin gambar2 hasil GMJ ini dong.jangan cuma satu doang..hehee...penasaran nih soalnya..

Sylvi Anggraini mengatakan... @ 10 Maret 2009 pukul 22.48

ok deh,,

JUST.indriech mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 00.31

jadi 3D itu bukan hanya sebagai bentuk untuk membuat dunia arsitektur lebih gampang melihat bentuk tetapi sebagai pembanding pada masa-masa sebelumnya yah??

Abi Subani mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 02.59

wah
ternyata company yang bekerja untuk bidang seputar arsitektural banyak banget

ni contohnya

berarti orang-orang di perusahaan ini jago sketchUp semua ya..

Jihana Sapta Malinda mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 03.02

hmm...
cukup mengerti sal, tapi bisa dijelasin kegunaan lebih lanjutnya?? pasti banyak banget dong...itu juga bisa untuk simulasi kalau misal kita ngerancang gedung, trus kita tempatkan gedung kita di site kita biar keliatan kawasannya ga??

Fenny mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 04.06

berarti lewat program ini, kita bisa mewujudkan tata kota yang lebih teratur kan,,,dengan simulasi yang dilakukan juga dapat menganalisa perkembangan kota lewat jenis-jenis bangunan yang nampak

Asa Citra mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 04.23

wah, bisa gak ya tata kota Jakarta dibenerin pake bantuan GMJ??

Hidup ini indah.......... mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 04.50

hajar..........

hidup indah......

Liona mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 05.01

i have a question 4 u...
GMJ city model itu khan bwt ngeliat perkembangan kota dari masa ke masa, nah kalo misalnya ada suatu perubahan di kota yg sedang diamati apa ada tindakan dari pengamat??
thanks,,,

Anonim mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 05.33

suruh GMJ bikin model buat pemukiman di bantaran kali code.

Anonim mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 05.37

GMJ city model??,,mau dung,,keren banget tuh visualisasi desain dalam kota,,
tapi apa nggak keberatan ya modemling 3D kota? modeling stu bangunan aja berat tuh prosesnya?

aisyahzakiah mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 06.04

Dari simulasi ini hasil yang dapat diperoleh itu gambaran senuah keta di masa mendatang ya...
hasilnya digunakan untuk apa saja?

febriani32654 mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 07.01

"Pada dasarnya, pembuatan model digital yang dilakukan oleh GMJ Design menghadapi berbagai masalah sebelum akhirnya menemukan solusi yang tepat dalam pembuatan model 3-D suatu kota."

jadi GMJ ini mendesain kota?
wow!

Anonim mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 09.17

ini enak nih, gampang ditelennya..cip cal!bahasamu menyenangkan..
ini perancangan kawasan ya? sepertinya fungsinya buat dokumen sama analisis kawasan kota ya cal?
terus seberapa detil itu pengolahannya?kalo sampe ke dalem2 kaya saluran air gt keren banget..

linaichsan mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 09.39

wuikh, asik tuh kayake make gmj, tapi lebih ke tata kota y.

Ichank Zulkarnaen mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 10.43

wah2,,, tidak menyangka blog saia menuai banyak komentar..(hohooo)..
pertanyaan-pertanyaan di atas aku jawab secara global n menyeluruh sajah y...
jd gini, GMJ City Models tu adanya di London, Inggris. Gk kemana-mana. cma mmbuat modelling di kota London n sekitarnya..
iyep, perusahaan ini lebih cenderung k penataan kawasan kota. kerjaannya ya membuat model 3D dr kota yang ada. tidak seperti profesi seorang arsitek, yg justru merealisasikan model yang sudah ada.
Modelling ini emang dilakukan sebagai data pembanding perkembangan kota dari jaman baheula ampe ke jaman sekarang ni. jadi jika sewaktu-waktu ada perubahan tata ruang kota, bisa d analisis untuk perbaikan kota tersebut dimasa mendatang.
jadi kira2 begethoo tentang apa itu GMJ..

(HAAAH, KOMEN GANA GK MUTU BGT, GRGRGRGRGH)

merangkai kata memaknai cerita mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 10.54

faiiisal... niiih... komen dari aku mayang aku mayang...

aku masi bingung, GMJ itu gimana bentuknya Sal..??
Indonesia uda punya belum??

Anonim mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 11.50

good2..
eh Meng, 3.2 yg dibahas GMJnya y..?

christian octarino mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 11.57

ok2, nice inpo!
siap2 maju lho ya

M. Mukti Deviansyah mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 12.09

kereen banget tuh GMJ.............. jadi bisa dong tata kota di Indonesia diatur oleh GMJ t..... byar bgus tata kotanya........

Ginanjar go Blog ??? mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 12.12

GARANG....
GMJ City Model memang bener2 dahsyat bisa memanfaatkan tools2 untuk meng"create" bentuk2 3D suatu bangunan ataupun kota...
Kapan ya kita bisa menguasai dan memanfaatkan teknologi photogrammetry....????
ngomong-omong kok tulisannya makin ke bawah makin kecil????

Anonim mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 13.03

how,... ternyta ada juga simulasi buat city..
btw, gimana panerapannya ya??
kalo kota telah terangun piye??

nuwun..

prahmahita rayi mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 13.30

sejenis dengan modeling tapi lebih ke massa jamak ya?? sudah ada di Indonisia belum sih?? atau selama ini secara tidak sadar kita udah sering pake ya?? cos kayaknya ini sesuatu yang lumayan familiar ya??

tiFa mencari dunianya mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 13.50

wah mantab! buat sirkulasi dalam kota ada analisisnya ya? kayak sin city dong,,, tapi kalu itu maen doang, ga pake analisa,,,
itu udah mulai dipakai arsitek dalam negeri lum ya?

Ichank Zulkarnaen mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 13.59

iyaaa, seperti SIM city. sprtinya aseek jg y klo bs.
sperti yang dah ak sebutkan d atas. ini cuma punyanya london, Inggris. Kebetulan perusahaan modelling ini nama nya GMJ. klo d kota laen (slain london) gk tw namanya paan.

ivan majid mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 14.51

wah pasti kalo diterapkan di Indonesia akan sangat terlihat kekacauan Indonesia hahaha!!! dan pasti akan membuat pemerintah sadar akan kekacauan tersebut

Gun Faisal mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 18.48

ternyata banyak software2 yg mebuat kita lebih terbuka dengan dunia dijital arsitek..
Sampai2, ada game yang juga hampir mirip dengan program2 yang menganalisa bangunan tersebut.

fikhar's blogs mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 20.31

oooo gt y... bagus jg y dengan metoda seperti ini..

ariefsinggih mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 21.33

Tenyata dalam membuat rancngan 3d tidak semudah yang kita bayangkan. Ada beberapa masalah yang harus dipecahkan agar hasilnya memuaskan.untuk menemukan solusinya harus dengan beberapa kali percobaan dan tentunya dengan kesabaran

alviana_hn mengatakan... @ 11 Maret 2009 pukul 22.45

Sangat baik untuk presentasi. Tapi apa ini juga dapat maksimal dalam perancangan dan penelitian?
Saatnya segala hal mampu direkayasa. Segala hal mampu ditindak lanjuti dengan seger. Informasi dapat disampaikan secara cepat dan meluas. Bayangkan dengan kita menyajikan program ini, maka akan dapat langsung menyebar ionformasinya ke penduduk, lurah, camat, gubernur, presiden, bahkan khalayak mancanegara. Semua dapat memberikan kontribusi berarti bagi perkembangan kota. Tidakkah semua orang berhak berpartisipasi dalam berbagai hal, termasuk bagi kemajuan kotanya.

Architecture Ariflaksono mengatakan... @ 19 Maret 2009 pukul 12.05

Yah, suatu usaha yang bagus dari GMJ dalam membuat 3D modelling dari suatu kawasan kota. Teknologi disekeliling kita sudah ada, tinggal kita saja bisa gak memanfaatkannya seperti GMJ. Banyak sekali manfaat yang pastinya kita dapatkan dari 3D modelling kota ini. Salah satunya kita bisa memantau perkembangan kota dan mempelajarinya dari model yang telah dibuat beserta kelengkapan datanya. Jadi, tanpa survey ke lokasi, seseorang bisa melihat dari model ini.
Salu buat GMJ 08567379301
Semangad buat kita

madaniugm.blogspot.com

Posting Komentar

 

Lipsum

Followers